Jan 25, 2009

SWiSH Max + Pentium II = Not Responding

-
Sore itu ada SMS masuk ke inbox nokia 3200 saya. Dari adik kelas yang minta tutorial SWiSH Max. Hmm...sudah lama saya tidak menggunakan program ini. Jadi teringat 4 tahun lalu saat saya menggunakan SWiSH untuk membuat presentasi profil Rohis saat kelas 3 SMA.




Waktu itu komputer yang saya gunakan tidak secepat sekarang. Masih ingat saat itu komputer pertama yang kumiliki dan satu-satunya adalah Pentium II 338MHz (Deschutes) dengan RAM 32 MB. Bahkan jika dibandingkan dengan PDA sekarang komputer saya itu belum apa-apa. Saat itu untuk melakukan kompilasi SWiSH menjadi file executable Windows (*.exe) membutuhkan waktu lebih dari 2 jam. Yah, benar lebih dari 2 jam untuk melakukan kompilasi. Sedangkan sekarang hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.

Terang saja Pentium D 2,66 GHz (Smithfield) yang saya gunakan berinti ganda (Dual Core) dengan RAM 512 MB rasanya pekerjaan melakukan kompilasi sangatlah mudah dan cepat. Yang ingin saya sampaikan bukanlah Smithfield lebih cepat dibandingkan Deschutes, akan tetapi yang ingin saya sampaikan adalah bekerja dalam keterbatasan akan meningkatkan kreativitas dan militansi. Hal inilah yang harus dimiliki oleh para generasi muda, sehingga tidak menjadi generasi yang bermanja-manja.

4 comments:

  1. kok artikelnya mung sekedik bro~!
    ayo tambah sing akeh...
    sisan paswordnya FSmu emailmu dll...
    he he he...

    ReplyDelete
  2. @Anonymous: Maklum ngeblognya di warnet, jadi g'bisa sering2 update blog... :P
    show me yours..

    ReplyDelete
  3. Wah, swish max yang itu ya, saya masih punya file exe yang buat presentasi rohis lho. :)

    ReplyDelete
  4. @tofanhakim: file presentasi yang itu dulu ya?? kenangan yang indah ya mas? kapan maen jogja mas? kangen nih!

    ReplyDelete

Thank you for reading this post. I would appreciate it if you are willing to leave a comment.